Motherboard: Pengertian, Fungsi, Komponen, Jenis, dan Cara Kerja

Motherboard, apakah Anda tahu arti kata tersebut?

Ya, jika diartikan dalam Bahasa Indonesia motherboard berarti “papan induk”.

Bagi Anda para pecinta komputer atau orang-orang yang sering berkecimpung di dunia komputer pasti tidak asing lagi dengan istilah motherboard.

Tanpa adanya motherboard, komputer tidak akan bisa dirakit.

Lalu, apa sebenarnya motherboard itu?

Dan apa pengaruhnya bagi komputer?

Bagi Anda yang penasaran dan ingin tahu lebih lanjut tentang motherboard, yuk simak uraian berikut ini!

1. Sejarah Motherboard

Motherboard sebagai papan induk sebuah komputer
Motherboard sebagai papan induk sebuah komputer

1.1 Awal Perkembangan Motherboard

Sejarah perkembangan motherboard dimulai pada tahun 1970 sebelum ditemukannya microprocessor.

Pada saat itu, komputer terdiri atas sebuah papan yang menghubungkan perangkat-perangkat komputer yang dikenal dengan istilah backplane dan beberapa papan sirkuit.

Papan sirkuit dan backplane tersebut saling terhubung satu sama lain.

Dahulu, setiap hardware atau perangkat keras komputer ditambatkan pada satu papan sirkuit yang berbeda dengan hardware lainnya.

Bayangkan berapa banyak papan sirkuit yang dibutuhkan dalam satu rangka komputer dan serumit apa susunan perangkat di dalamnya.

Hal ini tentu saja berlawanan dengan motherboard yang memiliki susunan yang lebih praktis dibandingkan dengan komputer terdahulu.

Salah satu tipe backplane yang cukup populer tahun 1970-an adalah S-100 bus yang merupakan bagian dari mikro komputer Altair 8800.

1.2 Masa Personal Computer

Pada tahun 1980, mulai berkembang Personal Computer (PC) yang merupakan cikal bakal komputer yang kita gunakan saat ini.

Personal Computer (PC) ini dapat digunakan secara perorangan oleh masyarakat dan memiliki ukuran yang kecil.

Pada saat itu, IBM PC dan Apple II yang merupakan merek ternama yang mampu menguasai pasar sempat mempublikasikan dokumentasi perangkat keras yang mereka miliki.

Hal tersebut mendorong berbagai pihak memiliki kesempatan untuk mereplikasi motherboard yang dimiliki oleh IBM PC dan Apple II.

Kemampuan replikasi tersebut memicu munculnya berbagai desain baru yang lebih modern.

1.3 Advanced Technology

Salah satu desain baru yang muncul pada tahun 1984 adalah desain AT (Advanced Technology) pada motherboard yang menjadi konsep dasar perkembangan komputer saat ini.

Desain Form Factor tipe AT (Advanced Technology) ini cukup populer sejak kemunculannya sebagai desain casing PC dan desktop PC tipe Tower Case.

Di akhir tahun 1980-an, penambahan Integrated Chip (IC) mulai dilakukan untuk mendukung perangkat yang memiliki kecepatan rendah seperti keyboard, port serial, mouse, dan sebagainya.

Di akhir tahun 1980-an dan di awal tahun 1990-an desain motherboard menjadi semakin ekonomis.

Namun di sisi lain desain Form Factor memiliki beberapa kelemahan terutama dalam hal kemampuan dan ruang yang tersedia untuk menukar perangkat keras.

1.4 ATX Form Factor

Tak lama kemudian, di tahun 1995, Intel muncul dengan desain baru mereka yaitu ATX Form Factor yang menawarkan motherboard dengan layout dan dimensi yang baru.

ATX Form Factor menjadi solusi kelemahan Form Factor AT.

Beberapa tahun kemudian kembali muncul motherboard dengan desain yang lebih mungil yaitu Factor Micro ATX.

1.5 Era Tahun 2000-an

Memasuki tahun 2000, banyak perusahaan berlomba-lomba menciptakan motherboard dengan desain yang seekonomis dan sekecil mungkin serta dilengkapi dengan performa handal.

Tahun 2005 Intel kembali mendongkrak eksistensinya dengan menciptakan Balanced Technology Extended.

Sayangnya konsep milik Intel ini tidak bertahan lama lantaran tidak dapat menggunakan komponen hemat daya dan kurangnya komponen kompatibel yang tersedia.

Pada tahun 2007 ASUStek menjadi perusahaan penghasil motherboard terbesar di dunia.

Tak lama setelah itu, VIA berhasil menciptakan inovasi motherboard terkecil sedunia berukuran 60 mm x 60 mm yang dikenal dengan sebutan mobile-ITX.

2. Pengertian Motherboard

Motherboard adalah tempat bertambatnya komponen-komponen elektronik yang saling terhubung seperti pada Macintosh atau PC.

Motherboard atau yang biasa disebut dengan istilah mobo ini berupa papan sirkuit.

Definisi lain dari mobo adalah papan utama berupa PCB yang dilengkapi dengan program penggerak berupa chip bios, jalur-jalur, dan konektor sebagai penghubung setiap perangkat.

3. Fungsi

Motherboard merupakan salah satu perangkat penting dalam komputer karena memiliki fungsi sebagai media untuk menampung komponen komputer serta mengatur kode basic input antar perangkat keras sehingga dapat disinergikan menjadi suatu aktivitas kerja perangkat komputer.

Karena memiliki fungsi-fungsi tersebut, tak heran jika mobo seringkali disebut sebagai perangkat utama komputer.

4. Komponen

Motherboard umumnya memiliki beberapa komponen berikut.

4.1 Soket CPU

Soket CPU pada motherboard
Soket CPU pada motherboard

Soket CPU atau yang biasa dikenal dengan istilah Processor Socket merupakan komponen mobo yang berfungsi untuk menyisipkan atau menginstall processor.

Terdapat dua soket prosesor yang kita ketahui, yaitu soket prosesor model baru dan soket prosesor model lama.

Soket prosesor model baru dikenal dengan istilah Zero Insertion Force (ZIF) sedangkan soket prosesor model lama dikenal dengan istilah Low Insertion Force (LIF).

4.2 North Bridge

North Bridge merupakan komponen motherboard yang tidak pernah terpisahkan dengan soket prosesor lantaran letaknya yang selalu berdekatan.

Komponen yang juga disebut memory controller hub ini merupakan titik fokus yang dimiliki oleh mobo.

Komponen ini tidak hanya terhubung dengan Socket Processor tetapi juga terhubung dengan slot AGP dan slot RAM.

4.3 South Bridge

South Bridge merupakan pasangan dari North Bridge.

Kedua komponen ini merupakan dua kutub utama yang dimiliki oleh motherboard.

South Bridge juga terhubung dengan beberapa perangkat lain yaitu konektor SATA, BIOS, slot PCI, IDE primer dan sekunder, serta konektor Floppy Drive.

4.4 Slot RAM

Sepertinya namanya, slot RAM merupakan tempat yang tersedia untuk menyisipkan RAM ke dalam motherboard.

4.5 Slot AGP

Slot AGP merupakan komponen mobo yang digunakan untuk memasukkan Accelerated Graphics Port (AGP) Card.

AGP Card merupakan kartu grafis yang biasanya digunakan untuk game tiga dimensi.

AGP tidak pernah terpisahkan dengan slot PCI karena letaknya tepat di samping slot PCI.

4.6 Slot PCI

PCI atau Peripheral Component Interconnect memiliki slot yang biasanya digunakan untuk menyisipkan kartu sound, kartu LAN, kartu TV tuner, dan saat ini bisa juga digunakan sebagai slot untuk menginstall SSD.

4.7 Complimentary Metal Oxide Semiconductor

Complimentary Metal Oxide Semiconductor (CMOS) merupakan komponen motherboard yang berfungsi sebagai penyimpan pengaturan konfigurasi komputer, waktu, dan sebagainya.

CMOS berupa baterai pemasok daya atau power pada sebuah memori kecil di motherboard.

CMOS bertugas menjaga agar konfigurasi tidak perlu dilakukan berulang setiap kali komputer dinyalakan.

4.8 Primary and Secondary IDE Interfaces

Primary and Secondary IDE Interfaces biasanya dikenal dengan istilah konektor PATA atau konektor IDE.

IDE atau Integrated Device Electronics merupakan perangkat pendukung Hard disk, DVD drive, dan CD.

4.9 Konektor SATA

SATA merupakan singkatan dari Serial Advanced Technology Attachment.

Konektor SATA merupakan komponen mobo yang berfungsi sebagai penghubung antar perangkat SATA.

4.10 BIOS

BIOS atau Basic Input Output System merupakan komponen chip penting pada motherboard yang bertugas untuk melakukan POST (Power On Self Test).

5. Cara Kerja

Jika diibaratkan tubuh manusia, motherboard dalam perangkat komputer memiliki cara kerja seperti sistem saraf.

Mobo memiliki kemampuan untuk mengangkut data untuk setiap jenis data yang ada di dalam komputer.

Mobo juga memiliki peran utama menjadi penghubung antara otak komputer (CPU) dengan perangkat lain di dalam komputer.

Mobo menghubungkan berbagai perangkat dalam komputer melalui dua chipset yang disebut dengan North Bridge dan South Bridge.

6. Jenis-jenis Motherboard

6.1 Motherboard AT (Advanced Technology)

Motherboard AT (Advanced Technology) merupakan motherboard yang mulai diperkenalkan pada tahun 1980-an oleh salah satu perusahaan ternama yaitu IBM dan tak lama kemudian mobo ini digunakan secara umum.

Lantaran kemunculannya yang masih tergolong awal, bentuk fisik mobo jenis AT ini cukup besar sehingga tidak kompatibel jika digunakan untuk desktop berukuran mini.

Mobo jenis ini sudah jarang digunakan karena selain bentuk fisiknya yang besar, mobo ini juga memiliki kelemahan yaitu sulitnya melakukan instalasi karena peletakan komponennya terlalu berdekatan satu sama lain.

6.2 Motherboard ATX (Advanced Technology Extended)

Motherboard ATX (Advanced Technology Extended) merupakan jenis mobo yang mulai diperkenalkan pada tahun 1990-an oleh Intel.

Peran mobo jenis ini menggantikan mobo AT yang telah hadir lebih dulu.

Bentuk fisik motherboard ATX ini cukup kecil dengan jarak peletakan tiap komponen yang juga mengalami pelebaran sehingga lebih mudah untuk dilakukan instalasi.

Karena keunggulannya itu, mobo ATX masih eksis dan masih digunakan hingga saat ini.

6.3 Micro-ATX

Micro-ATX merupakan jenis mobo yang sangat mirip dengan motherboard ATX karena segala fitur yang digunakan termasuk perannya relatif sama.

Perbedaan yang mencolok hanya terdapat pada ukuran fisik di mana Micro-ATX ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan mobo jenis ATX dengan tujuan untuk pengurangan slot I/O pada mobo.

6.4 Motherboard LPX (Low Profile Extended)

Motherboard LPX (Low Profile Extended) merupakan jenis mobo yang muncul pada tahun 1990-an.

Mobo ini pertama kali terlihat pada casing slimline yang dibuat sedemikian rupa dengan tujuan mengurangi biaya dan penggunaan space ruangan.

LPX ini tidak bertahan lama eksistensinya lantaran dianggap tidak efektif digunakan.

6.5 Motherboard BTX (Balanced Technology Extended)

Motherboard BTX (Balanced Technology Extended) merupakan jenis motherboard baru yang dibuat dalam rangka pengurangan penggunaan daya serta panas berlebih pada komputer.

Motherboard BTX dianggap sebagai mobo yang memiliki terobosan teknologi yang efektif karena desainnya yang cenderung berbeda dari motherboard-motherboard pendahulunya.

Namun BTX ini masih jarang digunakan di kalangan masyarakat.

6.6 Motherboard Mini-ITX (Information Technology Extended)

Motherboard Mini-ITX (Information Technology Extended) merupakan jenis mobo yang mulai diperkenalkan pada tahun 2001 oleh VIA Technologies.

Mini-ITX ini didesain sebagai mobo yang hemat daya dan memiliki ukuran mini yaitu 17 cm x 17 cm.

Konsumsi dayanya yang kecil membuat Mini-ITX ini tidak menghasilkan panas berlebih.

Mini-ITX ini masih digunakan untuk mini komputer hingga saat ini.

7. Pertimbangan Memilih Motherboard

Dalam memilih salah satu perangkat penting komputer ini perlu mempertimbangkan beberapa hal antara lain:

7.1 Tujuan Penggunaan

Penentuan tujuan penggunaan komputer sangat penting untuk menentukan spesifikasi mobo yang sesuai dengan kebutuhan kita sehingga tidak ada spesifikasi yang sia-sia lantaran tidak digunakan karena berbeda tujuan dengan apa yang kita inginkan.

7.2 Casing CPU

Dalam memilih mobo kita perlu menyesuaikan ukuran mobo dengan casing CPU yang digunakan.

Secara umum ukuran mobo ada dua, yaitu Micro-ATX yang berukuran kecil dan ATX yang memiliki ukuran standar.

7.3 Prosesor

Pemilihan mobo juga perlu disesuaikan dengan processor yang digunakan karena jika salah memilih maka mobo tidak kompatibel untuk digunakan.

7.4 Chipset

Chipset merupakan jantung dari mobo yang menentukan spesifikasi mobo tersebut sehingga chipset perlu diperhatikan agar mobo dapat berfungsi dengan baik.

7.5 Fitur

Setiap mobo memiliki fitur yang berbeda dengan jenis mobo lain sehingga perlu disesuaikan dengan apa yang kita butuhkan.

7.6 Garansi

Garansi sangat diperlukan pada saat membeli mobo agar kita tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam ketika PC kita bermasalah.

Sebaiknya pilih mobo dengan merek yang terpercaya dan memiliki garansi resmi.

7.7 Kelengkapan

Pastikan semua kelengkapan mobo yang kita beli lengkap dan tidak ada cacat atau kerusakan.

7.8 Brand atau Merek

Brand atau merek mobo yang kita beli juga perlu diperhatikan karena biasanya merek atau brand yang terpercaya akan melengkapi produknya dengan garansi yang terpercaya juga.

Berbagai jenis brand motherboard yang bisa Anda coba dijelaskan pada sub bab selanjutnya.

8. Berbagai Merek Motherboard Terbaik

Bagi Anda yang merasa bingung memilih merek mobo yang berkualitas, berikut beberapa merek yang dapat Anda pertimbangkan.

8.1 Asus

Motherboard merek Asus
Motherboard merek Asus

Jika Anda merupakan penggemar gaming hardcore, mobo keluaran Asus sangat direkomendasikan untuk Anda karena performanya yang bisa diandalkan serta memiliki kemampuan menyokong power fan secara optimal.

8.2 Gigabyte

Mobo gigabyte
Mobo gigabyte

Gigabyte menghadirkan mobo gaming yang menawarkan Chipshet EK hybrid water colling yang memiliki kemampuan untuk memaksimalkan proses pembuangan panas dengan kualitas yang tidak kalah dengan pendingin cair custom.

8.3 MSI

Motherboard merek MSI
Motherboard merek MSI

MSI ini merupakan salah satu mobo gaming kekinian.

Mobo hasil karya MSI ini didukung oleh processor Intel generasi 6 atau 7 dan dilengkapi dengan fitur gaming terkini antara lain Audio Boost 4, VR Ready, dan VR Boost.

8.4 Intel

Tak mau kalah dengan yang lain, Intel juga menghadirkan berbagai jenis mobo dengan spesifikasi yang mumpuni.

Salah satu produk Intel adalah Socket 423.

Socket 423 merupakan jenis socket processor yang mempunyai jumlah pin count lebih kurang 423 buah pin.

Oleh sebab itu, socket ini dinamakan socket 423.

Socket 423 ini lebih sering digunakan pada generasi awal buatan Intel seperti Intel Pentium.

Intel pentium sendiri menggunakan basis teknologi willamette core.

Akan tetapi, socket 423 ini pada umumnya berumur lebih pendek dan juga tidak dapat bertahan lama.

Intel sendiri hanya memproduksi Socket 423 kurang dari satu tahun.

8.5 EVGA

Merek yang satu ini bisa dikatakan cukup populer di kalangan overclocker walaupun produknya sendiri sulit dijumpai di Indonesia.

EVGA, merek yang tampaknya fokus di pasar Eropa, juga merilis produk mobo dengan chipset Z170 mereka untuk menyambut platform Intel Skylake.

Mereka menghadirkan 3 motherboard Z170, yaitu Z170 Classified 4-Way, Z170 FTW, dan Z170 Stinger.

8.6 ASRock

Mobo ASRock
Mobo ASRock

ASRock merupakan mobo canggih yang dilengkapi dengan berbagai fitur canggih seperti Bluetooth dan onboard WiFi.

ASRock juga dilengkapi dengan processor Intel Core i7/i5/i3 serta Nvidia Quad SLI, HDMI, DVI-D, dan AMD Quad Cross Firex.

8.7 Biostar

Biostar hadir dengan berbagai fitur unggul seperti LED FUN ZONE yang berfungsi sebagai pengatur pencahayaan pada perangkat eksternal seperti penambahan cooler dan line LED.

Selain itu, Biostar  juga dilengkapi dengan memori Dual Channel DDR4 2267/2133/2400/1866 MHz serta AMD Ryzen CPU.

 

Uraian di atas merupakan sedikit ulasan tentang motherboard.

Dengan membaca uraian di atas, diharapkan Anda dapat menambah wawasan terkait teknologi yang sedang berkembang saat ini terutama tentang motherboard dan perkembangannya.

Yuk perluas wawasan tentang teknologi dan gunakan teknologi dengan bijak!