Ini Dia Beberapa Startup yang Gulung Tikar

Di era revolusi industri 4.0 ini, tidak sedikit pegiat bisnis yang juga turut memperbaiki bisnisnya terutama dalam rangka memberikan kemudahan bagi konsumen produk mereka.

Oleh karena itu, tak heran jika banyak startup bermunculan sebagai salah satu bisnis yang menjanjikan.

Mulai dari startup yang menyediakan layanan belanja online hingga startup yang menyediakan layanan pendidikan.

Jika berbicara mengenai startup memang tidak akan ada habisnya lantaran topik ini masih menjadi topik yang cukup hangat di kalangan masyarakat.

Segala kemudahan yang ditawarkan oleh startup-startup yang sedang eksis saat ini mampu menarik minat masyarakat Indonesia.

Tak heran jika saat ini banyak startup di Indonesia yang menuai kesuksesan dengan mencapai nilai valuasi yang tinggi.

Namun di sisi lain, banyaknya startup yang bermunculan membuat pesaing semakin banyak.

Para pemilik startup harus berpikir kreatif dalam mengembangkan startup yang dimiliki agar mampu bersaing dengan startup lain.

Bagi yang mampu bertahan, mereka akan menuai kesuksesan namun bagi yang kalah bersaing terpaksa gulung tikar dan harus mundur dari bisnis startup.

Lalu, startup apa sajakah yang sudah gulung tikar dan terpaksa mundur?

Dan apa sajakah penyebabnya?

Yuk simak uraian berikut ini untuk mengetahui jawabannya!

Berbagai startup yang harus gulung tikar alias tutup
Berbagai startup yang harus gulung tikar alias tutup

Alta Motors

Alta Motors merupakan perusahaan yang memproduksi sepeda motor listrik tercanggih di dunia.

Perusahaan ini telah mantap menjadi Original Equipment Manufacturer (OEM) skala penuh sejak tahun 2010 silam.

Perusahaan yang memiliki kantor pusat di Brisbane, California ini telah mengembangkan inovasinya di bidang motor listrik yang inovatif sesuai dengan perkembangan teknologi yang sedang trend.

Alta Motors berusaha untuk selalu menerapkan teknologi yang canggih agar produknya disukai oleh masyarakat.

Kiprahnya yang cukup cemerlang membuat perusahaan ini mampu mendapatkan suntikan dana dari beberapa lead investor dan non-lead investor.

Beberapa lead investor yang bekerjasama dengan Alta Motors antara lain Grassy Creek Ventures dan Harley Davidson Motor Company.

Selain itu, non-lead investor yang menyuntikkan dananya ke Alta Motors adalah Mountain Nazca, Modara Technologies, Bob Fox, Cedarville Investments, dan Marc Tarpenning.

Menurut kabar yang beredar, startup ini gulung tikar dan terpaksa mundur dari dunia bisnis lantaran gagal mendapatkan investor baru serta tidak mendapatkan proyek kerjasama kemitraan dengan perusahaan lain.

Cloud Mine

Cloud Mine merupakan startup yang berbentuk platform digital.

Platform ini menyediakan layanan penyimpanan data di bidang kesehatan terutama untuk organisasi kesehatan dan farmasi.

Cloud Mine membantu para organisasi kesehatan dan farmasi saling terhubung satu sama lain guna mencari solusi terhadap suatu masalah kesehatan yang ada.

Misalnya salah satu organisasi kesehatan menghadapi pasien dengan gejala tertentu yang sebelumnya belum pernah ditangani oleh organisasi tersebut.

Untuk mencari tahu penyakit apa yang diderita oleh pasien dan obat apa yang cocok digunakan untuk mengatasi penyakit tersebut, organisasi dapat mengakses informasi berdasarkan data yang disimpan oleh organisasi lain di Cloud Mine.

Cloud Mine Connected Health Cloud sangat bermanfaat di dunia kesehatan.

Namun sayangnya Cloud Mine harus mundur dari bisnis startup lantaran memiliki utang hingga 6 juta USD.

Hal inilah yang akhirnya membuat Dewan Direksi perusahaan mengambil keputusan untuk menyerahkan semua sistem pengawasan perusahaan ke wali amanat.

Driver

Driver merupakan startup yang berbentuk platform seperti Cloud Mine.

Platform ini juga menyediakan layanan di bidang kesehatan.

Melalui driver pasien penderita kanker dapat terhubung dengan berbagai sistem layanan kesehatan yang ada di seluruh dunia.

Dengan mengakses platform Driver pasien kanker dapat memilih berbagai opsi perawatan dimanapun tanpa harus meninggalkan rumah mereka.

Platform ini sangat membantu pasien penderita kanker, namun sayangnya Driver hanya bertahan eksistensinya selama 2 bulan.

Setelah itu, platform digital ini gulung tikar dan terpaksa menghentikan layanannya lantaran tidak berhasil mendapatkan investor untuk melanjutkan pendanaan.

 

Uraian di atas cukup menarik untuk disimak bukan?

Wawasan ini sangat bermanfaat bagi Anda yang ingin belajar lebih banyak tentang startup serta diharapkan dapat membantu memberikan pembelajaran bagi Anda yang sedang merintis startup.