Dampak Buruk Media Sosial Bagi Anak

Sekarang ini media sosial tidak hanya digunakan orang dewasa dan remaja saja namun anak-anak juga menggunakannya lho.

Tapi Anda tahu tidak kalau media sosial juga mempunyai dampak buruk untuk anak-anak?

Kalau belum tahu baca artikel ini sampai selesai ya!

Dampak Buruk Media Sosial bagi Anak
Dampak Buruk Media Sosial bagi Anak

Cyber Bullying

Bermain media sosial bisa memicu terjadinya cyber bullying, orang dewasa aja kena apalagi anak-anak.

Cyber bullying ini adalah kekerasan yang ada di dunia maya, kekerasan yang dimaksud bukan secara fisik namun dalam bentuk intimidasi, saling menghina, mengolok-olok korban dan lain-lain di internet.

Efek dari cyber bullying ini tidak main-main lho, korban biasanya akan lebih senang menyendiri, menjadi pendiam, tidak percaya diri, dan bahkan bisa sampai bunuh diri.

Menjadi Korban Kejahatan

Melakukan kejahatan di media sosial pun tidaklah sulit apalagi korbannya anak-anak di mana mereka belum bisa mengidentifikasi atau mengenali seseorang entah itu mereka menggunakan identitas asli atau palsu.

Bisa jadi teman yang berkeliaran di media sosial anak adalah orang-orang tidak baik.

Meniru Konten Pornografi dan Kekerasan

Di media sosial memang sangat bebas untuk mengunggah dan mengirim apa saja, tidak semua informasi dan konten di sana itu baik banyak juga konten-konten negatif yang berkeliaran tanpa adanya penyaring seperti adanya konten pornografi dan kekerasan.

Hal tersebut pastinya tidak baik untuk anak-anak karena mereka bisa jadi masih dalam tahap imitasi dan yang remaja masih dalam masa pencarian jati diri.

Jika mereka melihat hal yang tidak baik di media sosial kemungkinan besar akan ditiru.

Kalau masih kecil aja nonton konten kekerasan gedenya bagaimana nih?

Kemampuan Berkomunikasi Buruk

Semakin anak senang bermain media sosial maka kemampuan berkomunikasinya juga akan semakin memburuk karena mereka terlalu asik dengan dunia internet jadi malas untuk berkomunikasi di dunia nyata.

Tingkat pemahaman bahasa anak juga akan terganggu karena di media sosial banyak sekali jenis bahasa yang digunakan dan jarang sekali menggunakan bahasa menurut kaidah yang baik dan benar sehingga anak hanya mengetahui bahasa yang salah.

Di media sosial tidak jarang juga ditemukan bahasa yang sangat kasar, kalau terus bermunculan anak bisa jadi akan menirunya lho.

Karena selalu asik dengan internet anak akan lebih mementingkan dirinya sendiri tanpa memikirkan keadaan sekitarnya.

Kalau menurut mereka yang penting adalah update status dulu.

Hal ini mengakibatkan anak menjadi kurang berempati dengan dunia nyata.

Kesehatan Fisik Terganggu

Terlalu banyak mengakses media sosial tidak hanya bisa mengganggu kemampuan berkomunikasi sang anak namun kesehatan fisik juga akan menurun.

Mata anak yang terus memandangi layar HP atau komputer akan cepat lelah bahkan pandangannya bisa kabur.

Selain gangguan mata ternyata anak juga bisa mengalami obesitas lho, karena tidak adanya aktifitas fisik yang dilakukan.

Obesitas itu bukanlah hanya gemuk berlebihan namun juga bisa memicu penyakit lain seperti sindrom metabolik, diabetes tipe 2, gangguan tidur, asma, pubertas dini, kolestrol, dan tekanan darah tinggi.

Tidak hanya komplikasi fisik namun juga menimbulkan komplikasi sosial dan emosional seperti menjadi korban bullying hingga depresi.

 

Media sosial memang sangat berdampak pada kehidupan sosial seseorang, terutama anak-anak yang masih dalam tahap pengembangan mental. Lantas apa itu media sosial? Cari jawabannya di artikel Kupas Tuntas Media Sosial.

 

Demikian sedikit informasi mengenai dampak buruk media sosial bagi anak.

Menyeramkan? Itu pasti!

Para orang tua mohon terus pantau anak Anda ketika bermain media sosial agar bisa meminimalisir terjadinya hal-hal negatif.

Editor:
Mega Dinda Larasati