Apa Itu Intel Xeon?

Posted on

Terlepas dari hal tersebut, dapat diakui bahwa bit individual dapat ditulis atau dibaca secara tidak benar oleh CPU karena bersifat elektromagnetisme.

Soft error dapat merusak data dengan berbagai cara berbeda yang efeknya dapat menggangu keberhasilan sebuah transaksi dalam bisnis.

Misalnya, saat error terjadi di antara transaksi kartu kredit, soft error yang terjadi dapat mengakibatkan data transaksi akan salah terbaca hingga dapat berakibat data hilang.

Contoh lain yang terdapat di kehidupan sehari-hari adalah saat Anda melakukan transfer foto yang berasal dari kamera digital ke komputer, apabila terjadi kesalahan sedikit saja dapat menyebabkan file foto rusak.

Prosesor Intel Xeon memiliki core yang digunakan hanya untuk mendeteksi kesalahan dalam data saat sedang dibaca atau ditulis.

Core khusus tersebut menggunakan sistem yang dinamakan “paritas” untuk melakukan seluruh tugasnya.

Cara kerja core tersebut sebelum melakukan pemrosesan data akan menempelkan bit ekstra yang memberikan nilai baru pada data.

Setelah data diolah, maka core khusus tersebut akan membandingkan nilai baru dengan nilai aslinya.

Apabila nilai tidak ada kesamaan, maka secara langsung core khusus tersebut akan mengetahui bahwa telah terjadi kesalahan saat adanya pemrosesan data.

Core Intel Xeon dapat melakukan pencocokan data bit dan mencari tahu bagian manakah yang menyebabkan adanya kesalahan pembacaan data, begitu pula saat proses penulisan data.

3. Hyperthreading pada Intel Xeon

Prosesor jenis ini juga memungkinkan hadirnya fitur Hyperthreading yang dapat meningkatkan processing power.

Dengan adanya Hyperthreading, maka CPU dapat meningkatkan aktivitas untuk mengeksekusi dua stream data secara bersamaan.

Tidak hanya itu, hal tersebut juga sangat berguna saat adanya eksekusi terhadap intensif program.

Hingga saat ini terdapat Intel Xeon yang menawarkan 18 core plus Hyperthreading dengan kapasitas processing power sebanyak 36 core.

Kemudian set intruksi yang terdapat pada Intel Xeon adalah IA-32 dan x86-64 dengan mikroarsitektur Nehalem, Core, NetBust, dan P6.

4. Versi Intel Xeon

Intel jenis ini juga terdiri dari banyak versi dan tergantung pada basis mikroarsitektur yang digunakan.

Beberapa versi yang sering dijumpai adalah Intel Pentium II Xeon, Intel Pentium III Xeon, Intel Xeon basis Intel NetBust Microarchitecture, dan Intel Xeon basis Intel Core Microarchitecture.

Pentium II Xeon dirancang berdasarkan teknologi manufaktur 250 nanometer dengan mikroarsitektur Intel P6.

Prosesor ini menggunakan chipset Intel 440GX dengan dua buah slot prosesor atau Intel 450N yang memiliki empat buah slot prosesor, atau bahkan ada yang memiliki delapan buah prosesor dengan chipset core logic tambahan.

Pentium II Xeon memiliki cache 512 KB, 1024 KB, hingga 2048 KB menggunakan front side bus kecepatan 100 MHz.

Kemudian untuk Intel Pentium III Xeon dibuat berdasarkan teknologi Pentium III Coppermine.