Apa Itu Intel Xeon?

Pengguna tentu mengingat bahwa unit data pada setiap bit merupakan informasi berisi denyut listrik (nilai 1) maupun ketiadaannya (nilai 0).

Saat CPU melakukan pembacaan setiap bit yang masuk maka data akan dibaca secara berbeda dari yang diinginkan apabila terdapat soft error dalam data bit tersebut.

Ada beberapa teori lain tentang penyebab soft error terjadi.

Beberapa insinyur menyatakan bahwa fluktuasi aliran listrik dapat secara tidak sengaja mengubah nilai bit, tetapi yang lainnya percaya hal tersebut ada hubungannya dengan interferensi elektromagnetik dari komputer.

Terlepas dari hal tersebut, dapat diakui bahwa bit individual dapat ditulis atau dibaca secara tidak benar oleh CPU karena bersifat elektromagnetisme.

Soft error dapat merusak data dengan berbagai cara berbeda yang efeknya dapat menggangu keberhasilan sebuah transaksi dalam bisnis.

Misalnya, saat error terjadi di antara transaksi kartu kredit, soft error yang terjadi dapat mengakibatkan data transaksi akan salah terbaca hingga dapat berakibat data hilang.

Contoh lain yang terdapat di kehidupan sehari-hari adalah saat Anda melakukan transfer foto yang berasal dari kamera digital ke komputer, apabila terjadi kesalahan sedikit saja dapat menyebabkan file foto rusak.

Prosesor Intel Xeon memiliki core yang digunakan hanya untuk mendeteksi kesalahan dalam data saat sedang dibaca atau ditulis.

Core khusus tersebut menggunakan sistem yang dinamakan “paritas” untuk melakukan seluruh tugasnya.

Cara kerja core tersebut sebelum melakukan pemrosesan data akan menempelkan bit ekstra yang memberikan nilai baru pada data.

Setelah data diolah, maka core khusus tersebut akan membandingkan nilai baru dengan nilai aslinya.

Apabila nilai tidak ada kesamaan, maka secara langsung core khusus tersebut akan mengetahui bahwa telah terjadi kesalahan saat adanya pemrosesan data.

Core Intel Xeon dapat melakukan pencocokan data bit dan mencari tahu bagian manakah yang menyebabkan adanya kesalahan pembacaan data, begitu pula saat proses penulisan data.

3. Hyperthreading pada Intel Xeon

Prosesor jenis ini juga memungkinkan hadirnya fitur Hyperthreading yang dapat meningkatkan processing power.