Kasus-Kasus Penyadapan Paling Menghebohkan

Posted on

Menjadi seorang pemangku jabatan atau menjadi seorang aktivis maupun kritikus memang tidak mudah.

Selain membutuhkan keberanian dan keahlian tertentu, menjadi seorang pemangku jabatan atau aktivis membutuhkan kewaspadaan yang tinggi terutama bagi mereka yang berkutat dengan dunia intelijen negara.

Oleh karena itu, berbagai negara di dunia tidak sedikit yang mewajibkan para agen intelijen mereka menyembunyikan identitas aslinya.

Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan para agen intelijen mereka dan yang paling utama adalah menjaga keamanan negara mereka.

Selain itu hal ini juga untuk menghindari penyadapan informasi oleh pihak luar yang ingin menjatuhkan negara tersebut.

Aksi penyadapan saat ini memang sudah menjerat banyak orang termasuk para tokoh terkenal dan berpengaruh, mulai dari aktivis politik hingga seorang presiden.

Meskipun telah berupaya untuk mengamankan data pribadi mereka dengan sistem enkripsi, tetapi beberapa diantara mereka masih saja menjadi korban peretasan yang marak terjadi.

 

Cari informasi mengenai enkripsi lebih dalam pada artikel Kupas Tuntas Teknologi Enkripsi.

 

Umumnya kasus penyadapan seringkali menyeret nama seorang tokoh penting dan bahkan tokoh terkenal yang didaulat menjadi tersangka.

Mengerikan bukan?

Ya tentu saja, selain mengerikan kasus penyadapan ini menjadi perhatian banyak orang terutama di Indonesia lantaran sudah beberapa kali terjadi kasus-kasus penyadapan yang menghebohkan di negara kita ini.

Bagaimana kronologinya dan apakah kasus-kasus tersebut dapat terselesaikan dengan baik sehingga tidak menimbulkan keresahan bagi banyak pihak?

Jika Anda penasaran, berikut uraian beberapa kasus penyadapan yang cukup menghebohkan masyarakat Indonesia maupun dunia.

Kasus penyadapan yang menghebohkan dunia
Kasus penyadapan yang menghebohkan dunia

1. Kasus Roy Olmstead (1928)

Kasus yang didalangi oleh Roy Olmstead ini adalah kasus penyelundupan alkohol pada tahun 1928.

Kasus ini merupakan kasus penyadapan pertama yang dilakukan oleh pihak yang memiliki kewenangan di suatu negara, yaitu pemerintahan Amerika Serita saat itu.

Dalam mengungkap kasus penyelundupan alkohol tersebut, pemerintah memanfaatkan aktivitas penyadapan.

Awalnya, Roy Olmstead tidak menyenangi aktivitas penyadapan yang dilakukan oleh pemerintah negaranya.

Namun setelah mendengar pernyataan pengadilan bahwa penyadapan tidak dilarang jika untuk kepentingan penyelidikan kasus kejahatan dan bukan merupakan pelanggaran privasi seseorang, Roy akhirnya menerima semua hal yang menimpanya.

2. Kasus Martin Luther King Jr (1955)

Kasus ini terjadi pada tahun 1955.

Martin Luther King Jr merupakan orang yang dicurigai berkutat dengan paham komunis.

Oleh karena itu, FBI melakukan penyadapan di kediaman King untuk mengumpulkan barang bukti yang menunjukkan bahwa King terlibat dalam paham komunis yang dimaksud.

3. Kasus Charles Katz (1967)

Kasus Charles Katz merupakan kasus penyadapan yang tak kalah menghebohkan di tahun 1967.

Kasus ini juga ditangani langsung oleh FBI seperti kasus Martin Luther King Jr pada tahun 1955.