Ini yang Terjadi Apabila Internet Tidak Ada

Internet layaknya kebutuhan yang sangat dibutuhkan pada era sekarang. Pentingnya internet bisa dilihat ketika koneksi internet mengalami gangguan atau melambat. Tak jarang orang menjadi kesal, lantaran bingung untuk melakukan kegiatan apapun. Tidak adanya internet sekarang membuat orang uring-uringan dalam menjalani hari-harinya.

Apa yang akan terjadi dalam hidup kita jika internet menghilang?

Apa yang akan terjadi pada dunia?

Mari kita dalami kemungkinan yang terjadi jika tidak ada internet.

Internet dan Emosi Manusia
Internet dan Emosi Manusia

Hal pertama yang kita rasakan ialah kita ketinggalan informasi atau berita terkini.

Meskipun ada televisi yang menyiarkan berita setiap harinya, namun kecepatan manusia mendapatkan informasi lebih cepat jika ada internet.

Kehidupan zaman dahulu akan terlihat kembali, misalnya informasi didapatkan setelah kita membaca koran.

Manusia tidak bisa menonton berita di televisi serta mendengarkan berita di radio karena satelit di angkasa terganggu fungsinya.

Seringnya pelajar bolak-balik ke perpustakaan untuk mengerjakan tugas.

Kegunaan internet salah satunya untuk memesan jasa transportasi serta penginapan bagi anda yang suka berlibur.

Jika melakukan perjalanan jarak jauh dan menginginkan waktu yang cepat solusinya ialah transportasi udara, namun transportasi udara terganggu jika tidak ada internet, karena lalu lintas pesawat terbang dikontrol melalui internet.

Kesulitan berkomunikasi dengan orang jauh pasti sangat dirasakan. Dahulu orang berkomunikasi melewati SMS.

Mahalnya biaya untuk mengirim pesan jika dilakukan secara terus-menerus, keterbatasan jumlah kata yang dikirim, itu yang membuat komunikasi menjadi terganggu.

Penggunaan ponsel pintar tidak hanya untuk bertukar pesan dan telepon.

Lebih dari 1,5 juta petani menggunakan ponselnya untuk mengetahui ramalan cuaca, harga pasar, dan volume panen yang didapat.

Semua orang dapat mengetahui ramalan cuaca dalam waktu 24 jam dari internet.

Melalui platform online kita dimudahkan untuk saling bertukar data, foto, dan video hingga dalam kapasitas file besar.

Lain cerita jika tidak ada internet, akses untuk berkomunikasi dan berjejaring sosial sulit dilakukan.

Membutuhkan waktu, biaya, dan energi untuk menemui seseorang untuk bertukar data penting.

Sungguh tidak efisien jika hal ini terjadi.

Permasalahan sosial tidak bisa kita hindari.

Meningkatnya angka kriminalitas disebabkan oleh banyaknya pengangguran.

Alasan tersebut didasari oleh keinginan manusia untuk bertahan hidup, jadi apa saja akan dilakukan demi memenuhi kebutuhan hidup setiap harinya.

Perekonomian masyarakat juga terganggu.

Saat ini hampir 59% penduduk di muka bumi bekerja secara online dan menghasilkan uang dari internet.

Mengapa begitu?

Faktanya bekerja di dunia nyata saat ini membludak dan bersaing dengan banyak manusia.

Bekerja secara online dapat mengurangi persaingan misalnya berbisnis online, membuat konten kreatif di YouTube, menulis blog, dan masih banyak lagi.

Apabila tidak ada internet, pengangguran akan semakin meningkat dan angka kemiskinan akan menjulang tinggi.

Transaksi online sering kali dilakukan dan kita mendapat mempermudah dalam mentransfer uang.

Hal itu disebabkan karena ada internet.

Mentrasfer uang menghabiskan biaya kurang dari Rp 10ribu, sementara transfer melewati teller bank bisa bisa mencapai Rp50 ribu, bahkan lebih.

Di negara maju, banyak rumah sakit yang sudah mengandalkan catatan kesehatan elektronik yang bisa diakses melewati internet.

Sebanyak 78% dokter kantor dan 59% dokter di rumah sakit menggunakan catatan kesehatan elektronik.

Peran catatan kesehatan elektronik dipakai oleh dokter untuk melihat riwayat penyakit seseorang.

 

Lantas apa sebenarnya internet itu? Hampir setiap orang tidak bisa menjawabnya, temukan jawabannya di artikel Pembahasan Internet secara Mendalam.

 

Sangat kompleks sekali permasalahan jika internet tidak ada.

Sungguh kita semua bergantung pada internet pada era sekarang ini.

Kita boleh memanfaatkan internet guna untuk mempermudah pekerjaan, namun yang perlu diingat jangan sampai kita kecanduan menggunakan internet.

 

Editor:
Mega Dinda Larasati