Sistem Operasi: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, Jenis, dan Contoh

Diposting pada

Degradasi formasi akan terjadi apabila sistem pada komputer merespon lebih dari batas waktu yang telah ditentukan.

Sistem real time merupakan sistem yang memiliki kebenaran secara logis berdasarkan kebenaran hasil keluaran sistem hingga keetepatan waktu hasil dikeluarkan.

Berdasar batasan waktu yang dimiliki oleh real time dibagi menjadi tiga yaitu, hard real time, soft real time, dan firm real time.

Sistem hard real time (HRTS) digunakan untuk menyelesaikan perintah kritis (critical task) dengan menggunakan jaminan waktu yang sebelumnya telah ditentukan.

Aplikasi akan gagal apabila kebutuhan terhadap waktu tidak terpenuhi.

Kontrol yang terdapat pada sistem hard real time dapat mentoleransi keterlambatan kurang dari sama dengan 100 mikro detik.

Kemudian, untuk sistem soft real time (SRTS) memiliki kelonggaran walaupun yang dimilikinya hanya sedikit.

Critical process akan menerima sebuah prioritas lebih tinggi bila dibandingkan dengan proses yang lain.

Apabila menambah fungsinya di bagian sistem sharing, maka akan mengakibatkan ketidakadilan pada proses pembagian sumber dya (resource) yang nantinya kemudian akan mengakibatkan delay terjadi lebih lama.

Hal ini juga dapat menyebabkan starvation dan akhir hasilnya tidak mendukung komputasi sistem soft real time dalam tujuan variasi tugas karena lingkungannya tidak sesuai, mendukung grafik yang berkecepatan tinggi dan multimedia.

Pada keadaan firm real time, batas waktu jarang ditoleransi, namun dapat menurukan kualitas pada sistem pelayanan.

Setelah sampai pada batas waktu yang telah ditentukan, maka hasilnya akan menunjukkan nol.

8. Jenis-jenis Sistem Operasi

Berdasarkan fungsi utamanya sistem operasi dibedakan menjadi beberapa bentuk, yaitu Stand Alone OS, sistem operasi jaringan, Embedded OS, dan live CD.

8.1 Stand Alone

Sistem operasi ini merupakan jenis yang dapat berdiri sendiri yang bisa digunakan oleh perseorangan atau pun oleh sekelompok orang sekaligus.

OS jenis ini merupakan OS yang biasa kita gunakan sehari-hari untuk bekerja, bermain game, menonton film, atau memutar musik.

Contoh dari OS tipe ini adalah Windows OS, Mac OS, Ubuntu, Open Suse, dan lain sebagainya.

8.2 Sistem Operasi Jaringan

Pada sistem ini digunakan dalam merancang sistem khusus untuk mendukung jaringan yang terdapat pada sebuah server dalam jaringan komputer.

Contoh OS yang menggunakan sistem ini adalah Red Hat, Windows Server, atau OS Linux yang digunakan untuk komputer server.

8.3 Embedded

OS embedded memiliki artian OS yang sudah ditanam pada perangkat keras tertentu (OS bawaan).

Sistem operasi ini biasanya terdapat pada komputer mini seperti telepon pintar (smartphone), smartwatch, Ipod, atau gadget canggih lainnya.

8.4 Live CD

OS Live CD dapat dijalankan dengan menggunakan CD ROOM atau menggunakan harddisk.

Awalnya sistem ini dibuat menggunakan sistem operasi stand alone dengan meminimalkan fungsi-fungsi yang terdapat didalamnya, sehingga dengan peminimalan tersebut dapat menjalankannya melalui USB maupun piringan DVD.