Sistem Operasi: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, Jenis, dan Contoh

Diposting pada

Pertama, Operating System (OS) akan menjadwalkan setiap prosesnya dalam pembuatan file, sinkronisasi antar file, komunikasi antar file, menghapus file, dan lain sebagainya.

Sistem tersebut juga dapat melakukan penghentian dan penundaan proses dengan cara paksa, atupun melanjutkan proses tersebut yang kemudian disebut sebagai manajemen proses.

Selanjutnya OS memiliki tugas untuk memanajemen memori utama dengan mengatur serta mengalokasikan jumlah dari memori yang dibutuhkaan oleh perangkat dan lokasi memori yang dibutuhkan untuk menampung sebuah proses.

Jika OS tidak dapat melakukan keduanya, maka akan terjadi tumpang tindih (error) dikarenakan memori tidak cukup untuk menampung beban proses yang tinggi.

Cara kerja selanjutnya dari OS adalah manajemen pada sistem input dan ouput.

Data input merupakan data yang berasal melalui muouse, keyboard, atau perangkat lainnya.

Sedangkan output data memiliki tugas menampung data (buffering), scheduling, spooling, serta mengalokasikan driver ke hardware yang terhubung dengan perangkat CPU.

Kemudian sistem tersebut harus dapat melakukan manajemen pada penyimpanan sekunder.

Penyimpanan ini berhubungan dengan media penyimpanan sekunder yang berupa harddisk, USB flashdisk, DVD, SSD, dan lain sebagainya.

Selain dari kelima cara kerja yang dimiliki OS, ia juga menyediakan pengamanan pada perangkat komputer dengan tujuan untuk menjamin keamanan dari cyber ataupun pengguna yang tidak bertanggung jawab agar tidak dapat menyalahgunakan data yang dicuri.

4. Fungsi Sistem Operasi

OS memiliki beberapa fungsi utama untuk menjalankan komputer.

Fungsi tersebut meliputi resource management, interface, coordinator, accountan, guardian, optimizer, server, gate keeper , dan intepretasi.

4.1 Resource Management

Resource management adalah pengelolaan sumber daya kemudian secara langsung mengalokasikannya.

Pengelolaan sumber daya tersebut meliputi CPU, disk drive, memori, dan perangkat lainnya.

4.2 Interface

Interface (tatap muka) adalah media perantara antara hardware dengan user yang nantinya menyediakan tampilan yang lebih mudah dipahami dan dimengerti.

Dengan demikian, pengguna tidak perlu memiliki kekhawatiran dalam mengoperasikan perangkat pada level bawah.

4.3 Coordinator

Coordinator merupakan penyedia fasilitas dan mengkoordinasinya sekaligus sehingga kegiatan kompleks dapat diatur dan diproses secara berurutan.

4.4 Guardian

Guardian pada sistem ini berfungsi sebagai penyedia akses kontrol beserta tugasnya, pelindung file dan mengawasi data serta program.

4.5 Gate Keeper

Gate keeper berfungsi sebagai pengendali hak akses user dalam mengendalikan apapun yang masuk ke dalam sistem serta bertugas mengawasi apapun yang dilakukannya.

4.6 Optimizer

Optimizer adalah penjadwal input yang dilakukan oleh pengguna, pengaksesan basis data dalam proses komputasi, serta siapa penggunanya.

4.7 Accountant

Fungsi dari OS ini adalah mengendalikan perangkat dalam hal pemakaian sumber daya CPU, pemakaian memori RAM, penyimpanan data, dan sebagai koneksi antar bagian.

4.8 Server

Server berfungsi sebagai pelayan pengguna (user), pengelola sumber daya dan pengalokasiannya.