Sistem Operasi: Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, Jenis, dan Contoh

Diposting pada

Pada generasi ini terdapat beberapa fungsi OS, meskipun sistem yang berada dalam komputer  belum dilengkapi adanya OS.

2.3 Generasi ketiga (1965-1960)

Pada generasi ketiga, perkembangan OS sudah mencapai teknologi di mana dalam satu waktu dapat melayani banyak pengguna.

Pengguna-pengguna interaktif akan melakukan komunikasi dengan komputer melalui terminal secara online ke satu komputer.

User dapat berkomunikasi melalui terminal secara daring ke komputer yang lain sehingga dengan ini generasi ketiga dapat dikatakan sebagai OS yang dapat menjadi multi user serta multi programming.

Dengan memiliki kemampuan multi user, para pengguna dapat menggunakan komputer sekaligus, sedangkan multi programming adalah kemampuan komputer dalam melayani tugas sekaligus dalam satu waktu (multitasking).

2.4 Generasi keempat (1980an – pasca 1980an)

OS generasi keempat dikembangkan dengan memperkenalkan adanya Graphical User Interface (GUI) yang memiliki tampilan bermodalkan mouse di mana End-User dapat menjalankan software maupun aplikasi/program dalam komputer.

Generasi ini ditandai juga dengan adanya perkembangan komputer pribadi (komputer desktop) serta teknologi jaringan.

Pengembangan generasi keempat diperlukan karena semakin maraknya pengguna yang menyadari keberadaan sebuah komputer saling terkoneksi satu dengan yang lainnya, sehingga hal tersebut perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut.

2.5 Generasi selanjutnya (2000-an hingga saat ini)

Generasi selanjutnya pada sistem operasi memperkenalkan sebuah sistem yang berada dalam suatu OS.

Generasi ini juga memperkenalkan adanya sistem operasi yang bergerak pada perangkat Poket PC, PDA, ponsel cerdas, dan lain sebagainya.

Teknologi jaringan yang digunakan dalam sistem ini bersifat virtual sehingga dalam sebuah jaringan hanya akan diunduh satu buah Operating system kedalam device yang berfungsi sebagai server.

Generasi selanjutnya operating system diketahui juga telah memperkenalkan adanya Cross Platform Operating System yang berfungsi dapat menggabungkan dua sistem operasi yang berbeda sekaligus, contohnya Linux dengan Windows.

3. Cara Kerja

Sistem operasi berkaitan erat dengan perangkat keras (hardware) yang akan melakukan segala macam aktivitas dari keyboard hingga mouse, layar, serta perangkat penyimpanan.

Sistem ini akan menangani seluruh perangkat untuk input data dan output data.

Perangkat keras yang ikut tergabung ke dalam sistem memiliki peran yang sangat penting dan berhubungan erat dengan operating system.

Tanpa adanya OS, maka sistem dalam komputer tidak akan berjalan lancar dan perangkat keras hanya akan dianggap sebagai benda mati.

Pada prosesnya, cara kerja OS dalam suatu komputer yaitu apabila komputer dihidupkan pertama kali, maka hal tersebut secara langsung akan memberikan sinyal ke operating system yang tersimpan melalui RAM di dalam harddisk.

Kemudian, bagian dari OS akan secara otomastis melakukan tugas untuk berkomunikasi dengan hardware dan kegiatan tersebut bernama ”Kernel”.

Lalu, bagian dari OS yang terhubung dengan pengguna dan UI disebut sebagai “Shell”.