Mengenal Apa Itu QRIS

Nominal transaksi paling banyak adalah 2 juta rupiah per transaksi.

Selain itu, penerbit dapat menetapkan nominal kumulatif per hari atau per bulan untuk setiap pengguna QRIS sesuai dengan manajemen risiko penerbit.

5. Para Pihak dalam Pemrosesan Transaksi QRIS

Siapa sajakah pihak yang memiliki andil dalam pemrosesan transaksi QRIS?

Ada empat pihak yang terlibat, yaitu Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), Lembaga Switching, Merchant Aggregator, dan pengelola National Merchant Repository.

Penyelenggara Jasa Sistem Keuangan (PJSP) merupakan pihak yang dapat melakukan pemrosesan transaksi QRIS dan termasuk dalam kelompok Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran font end seperti Penerbit atau Acquirer.

Namun tetap saja, demi keamanan transaksi, PJSP dan Lembaga Switching harus mendapatkan persetujuan dari Bank Indonesia sebelum melaksanakan kegiatan pemrosesan transaksi QRIS.

Jadi, Anda tidak perlu khawatir karena keamanannya sangat diperhatikan.

6. Jenis Pembayaran Menggunakan QRIS

Tidak jauh berbeda dengan pembayaran digital pada umumnya, terdapat beberapa jenis pembayaran menggunakan QRIS.

Ada tiga jenis pembayaran, yaitu Merchant Presented Mode (MPM) Statis, Merchant Presented Mode (MPM) Dinamis, dan Customer Presented Mode (CPM).

MPM Statis adalah jenis pembayaran yang paling mudah lantaran merchant hanya perlu memajang satu sticker atau print-out QRIS dan tanpa dipungut biaya alias gratis.

Pada jenis pembayaran ini, pengguna hanya perlu melakukan scan kemudian memasukkan nominal, memasukkan PIN dan klik bayar.

Secara otomatis, notifikasi transaksi akan langsung diterima oleh pengguna maupun merchant.

QRIS MPM Statis sangat cocok digunakan untuk usaha mikro dan kecil.

Jenis pembayaran kedua adalah MPM Dinamis.

Pada jenis pembayaran ini, QR dikeluarkan melalui suatu device menyerupai mesin EDC atau smartphone dan dapat diperoleh secara gratis.

Bedanya, pada MPM Dinamis merchant harus memasukkan nominal pembayaran terlebih dahulu kemudian pelanggan melakukan scan QRIS yang tampil atau tercetak.

QRIS MPM Dinamis direkomendasikan untuk usaha menengah dan besar dengan volume transaksi yang tinggi.

Selanjutnya, jenis pembayaran yang ketiga adalah CPM.

Dengan CPM, pelanggan cukup menunjukkan QRIS yang ditampilkan oleh aplikasi pembayaran pelanggan untuk di-scan oleh merchant.