Mengapa Bisa Akun Email Diperjualbelikan?

Akun email dewasa ini tidak hanya digunakan untuk keperluan email atau surat menyurat saja.

Banyak hal yang bisa digunakan hanya dengan satu alamat email, bahkan bagi sebagian orang hal ini sangat penting.

Jika akun email memang penting, lantas mengapa ada beberapa orang yang justru menjual akun email bahkan menjadikannya sebagai bisnis?

Pastinya alasan kuatnya adalah untuk mendapatkan uang atau keuntungan sebanyak-banyaknya.

Mengapa akun email diperjualbelikan
Mengapa akun email diperjualbelikan

Email dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pendaftaran situs, aplikasi, game, dan lain sebagainya.

Sebut saja misal email merupakan syarat utama untuk membuat akun adsense, memiliki ruang penyimpanan cloud, mendaftar suatu game online, mendaftar media sosial, dan berbagai hal lainnya.

Sehingga biasanya yang diperjualbelikan itu bukan hanya emailnya saja semata, tapi berbagai hal yang terkait pada email tersebut.

Berikut alasan-alasan lain mengapa alamat email saat ini marak diperjualbelikan.

 

Simak juga artikel Seluk Beluk Teknologi Email yang membahas secara lengkap dan mendalam mengenai teknologi surat menyurat elektronik ini.

 

1. Harga Akun yang Murah

Apabila hanya email saja yang diperjualbelikan biasanya harganya cukup murah.

Bisa jadi untuk mendapatkan sekitar 600 akun misalnya hanya dihargai dengan uang sejumlah 75 ribu saja.

Akun email yang banyak ini biasa digunakan untuk mendapatkan fasilitas dari jasa penyedia email (seperti untuk mendapatkan space penyimpanan cloud), untuk melakukan bulk subscribing youtube atau blog, serta untuk mendaftarkan media sosial secara masif.

2. Adsense

Selain itu, akun email juga dapat digunakan untuk mendaftarkan adsense.

Adsense merupakan suatu progam iklan dengan sistem Cost per Click (CPC) sehingga pemilik website akan mendapatkan penghasilan dari banyaknya iklan yang sudah diklik oleh pengunjung.

Kenapa Adsense?

Karena dalam membuat akun adsense tidaklah sekali coba dan Anda langsung memperoleh akun Anda, tetapi paling tidak bisa hingga 10 kali percobaan.

Sehingga biasanya untuk mendaftar ke adsense dibutuhkan banyak akun email untuk melakukan trial and error.

Selain itu, ada juga yang menjual email karena memang akun adsense-nya sudah aktif.

Harga email ini biasanya dapat dijual dengan harga lebih dari 5 juta rupiah lo.

3. Dummy Blog

Dummy blog adalah blog yang dibuat khusus untuk menunjang blog atau situs utama.

Biasanya dummy blog dibuat untuk membangun Private Blog Network (PBN).

Dengan adanya backlink dari blog dummy ini membuat performas SEO blog atau situs utama menjadi lebih baik sehingga traffic-nya terus meningkat.

Dummy blog ini harus relevan dengan blog utamanya, contohnya jika blog utama bertopik olahraga begitu juga dengan dummy blog-nya harus memiliki topik yang sama.

Jika dummy blog tidak relevan dengan blog utama, dapat berpengaruh buruk terhadap nilai optimasi mesin pencari dan dapat menurunkan nilainya jika diketahui bahwa blog tersebut hanya digunakan untuk menyisipkan backlink saja.

Untuk membuat dummy blog yang banyak, memerlukan pula akun email yang banyak dan hal ini jugalah yang membuat penjual akun email semakin marak karena peminatnya yang juga banyak seperti dalam membuat dummy blog.

4. Jual Beli Akun Media Sosial

Tidak heran memang saat ini marak terjadi jual beli akun media sosial.

Akun media sosial kini menjadi aset yang sangat berharga baik untuk personal maupun level korporasi.

Akun media sosial yang memiliki followers sangat banyak tentunya memiliki harga yang fantastis juga.

Untuk itulah banyak akun media sosial yang diperjualbelikan.

Biasanya yang diperjualbelikan adalah alamat email untuk mengakses akun media sosial tersebut.

 

Itulah berbagai alasan orang-orang memperjualbelikan akun email.

Pada dasarnya karena peminatnya semakin banyak maka praktik jual beli akun email ini juga semakin marak dan tentunya karena memiliki peluang bisnis yang cukup menjanjikan juga.

Tertarik untuk berbisnis dengan menjual akun email?