Internet: Pengertian, Sejarah, Fungsi, dan Dampak

Posted on

6. ISP (Internet Service Provider)

Penyedia Jasa Internet (PJI) atau Internet Service Provider (ISP) memegang peran penting dalam menyediakan sambungan jaringan ini. Jaringan yang disediakan oleh ISP meliputi jaringan domestik maupun internasional sehingga ISP dapat terhubung ke jaringan global. Beberapa ISP jaringan seluler di antaranya Telkomsel, Indosat, Telkom, dan Smartfren.

6.1 Telkomsel Internet

PT Telekomunikasi Seluler adalah salah satu ISP yang beroperasi di Indonesia. Telkomsel pertama kali diluncurkan pada tanggal 26 Mei 1995 di Jakarta. Hingga bulan September 2008, perusahaan ini memiliki lebih dari 122.000.000 pelanggan yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.

6.2 Indosat Ooredoo

PT Indosat, Tbk merupakan penyedia jasa telekomunikasi yang lain. Saluran komunikasi yang ditawarkan perusahaan ini terdiri dari IM3 Ooredoo (untuk pilihan prabayar maupun pascabayar) dan termasuk sambungan langsung internasional IDD (International Direct Dialling). Pangsa pasar yang dikuasai oleh perusahaan ini pada tahun 2011 mencapai 21% dari pangsa pasar total.

6.3 Telkom

Telkom atau Telkom Indonesia (PT Telekomunikasi Indonesia) adalah perusahaan penyedia jasa informasi dan komunikasi yang lengkap di Indonesia. Perusahaan ini merupakan BUMN yang sebesar sahamnya 52.09% milik Pemerintah Indonesia. Jumlah pelanggan telepon tetap perusahaan ini mencapai 15.000.000 dan pelanggan telepon seluler sebanyak 104.000.000.

6.4 Smartfren

PT Smartfren Telecom, Tbk merupakan salah satu perusahaan penyedia layanan telekomunikasi di Indonesia yang didirikan pada tahun 2015. Perusahaan pelopor layanan 4G LTE Advance komersial di Indonesia.

Selain itu, perusahaan ini penyedia layanan Voice over LTE (VoLTE) pertama di Indonesia secara komersil.

7. Internet Positif

Internet dan Emosi Manusia
Internet dan Emosi Manusia

Istilah ini merujuk pada proses pemblokiran terhadap website yang dianggap tak layak ditampilkan oleh Pemerintah Indonesia. Bentuk nyata dari kegiatan ini adalah berupa halaman peringatan yang muncul saat pengguna yang menggunakan akses jaringan dari Telkom atau Telkomsel membuka website yang dinilai illegal atau mengandung konten yang tak layak untuk ditampilkan kepada pengguna.

Kominfo mengungkapkan tiga aspek tujuan Internet Positif yaitu:

  • Kegiatan berselancar yang aman, perlindungan dan penghematan
  • Perlindungan pada masyarakat terhadap nilai-nilai etika, moral, dan kaidah-kaidah yang tidak sesuai dengan citra Bangsa Indonesia
  • Penghematan terhadap pemborosan penggunaan akses internet (internet utilization) di Indonesia

Internet Positif tak terlepas dari istilah Trust+Positif yang disampaikan oleh Tifatul Sembiring selaku Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) pada bulan Juli 2014 lalu. Trust+Positif merupakan suatu cara untuk mengatasi situ-situs yang tidak layak untuk ditampilkan dan mengandung unsur negatif. Hingga tahun 2017, termuat 800.000 black list yang termasuk dalam data base Trust+Positif.

Pengetahuan tentang Internet Positif maupun Trust+Positif sangat dibutuhkan sebagai pengguna yang baik. Adanya pengetahuan tentang ini memberi batasan dan kendali terhadap situs yang diakses, terutama akses yang dilakukan oleh anak-anak. Sebelum memblokir suatu website, tentu pemerintah telah melakukan kajian dan pertimbangan terkait dampak positif dan negatif dari suatu website.