Crypto Currency Terbaik di Internet

Perkembangan teknologi digital rupanya perlu diikuti dengan cermat agar tidak terlewat sedikitpun.

Bagaimana tidak, perkembangan yang sangat pesat terkadang membuat kita sedikit kewalahan untuk menyerap teknologi yang sedang berkembang.

Bahkan, saat ini sudah hadir berbagai jenis teknologi baru yang ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat.

Salah satunya adalah Crypto Currency.

Apakah Anda sudah pernah mendengar istilah ini?

Ya, tepat sekali, Crypto Currency atau mata uang kripto merupakan mata uang yang saat ini sudah banyak digunakan untuk berbagai transaksi digital.

Mata uang ini sama berharganya dengan mata uang di dunia nyata yang biasa kita gunakan untuk bertransaksi.

Tak sedikit orang yang memiliki pundi-pundi kekayaan lantaran mengoleksi mata uang digital ini.

Tak heran, jika saat ini koleksi Crypto Currency menjadi tren baru di kalangan masyarakat.

Apakah Anda tertarik untuk ikut mengoleksinya?

Jika Anda tertarik, simak uraian berikut untuk mengetahui rekomendasi Crypto Currency terbaik di internet yang dapat Anda jadikan koleksi baru!

1. EOS

EOS-Cryptocurrency

Siapa yang tidak mengenal EOS?

Ya, EOS merupakan salah satu aset crypto yang memiliki komunitas paling besar di internet.

EOS adalah salah satu projek blockchain terbaru yang sedang ramai diperbincangkan.

Melalui Crypto currency satu ini, Anda dapat membuat database dan melakukan manajemen akun dengan mudah tanpa harus memiliki skills pemrogaman yang handal.

EOS dirancang untuk digunakan dalam ekosistem EOS, terutama untuk Anda yang ingin menjalankan dApp atau aplikasi desentralistik di platform EOS.

Jika Anda memiliki EOS, secara otomatis Anda akan memiliki hak suara (vote) untuk menerima atau menolak sebuah dApp.

EOS memang terbilang masih belia lantaran baru diluncurkan 2 tahun setelah Ethereum dan memang sengaja diciptakan untuk menjadi pesaing baru bagi Ethereum.

EOS memang memiliki daya tarik tersendiri yang digunakan sebagai bekal bersaing di dunia Crypto Currency.

Salah satunya adalah tidak mengonsumsi energi yang tinggi lantaran EOS menggunakan algoritma DpOS (Delegated Proof of Stake) yang dapat digunakan untuk memroses transaksi hingga satu juta transaksi dalam satu detik.